"Kepala DKP2KH Kepri Pimpin Forum SEMBANG TANI, Perkuat Sinergi Bersama Membangun Pertanian Kepri"

20 Agustus 2026, 08:04 WIB 55 kali dibaca
Kategori : Pertanian
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan - DKP2KH Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Rika Azmi, S.T.P., M.M. memimpin Rapat Forum SEMBANG TANI.

TANJUNGPINANG, 20 Agustus 2026 – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan - DKP2KH Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Rika Azmi, S.T.P., M.M. memimpin Rapat Forum SEMBANG TANI didampingi Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Riza Satya Putri, S.H., M.H, Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura Tri Ciptoningsih, S.Sos., M.Si. serta Eselon III, Fungsional Madya dan Staf di Lingungan DKP2H Provinsi Kepri.

Forum ini digelar sebagai upaya membangun komunikasi, memperkuat sinergi, serta menghimpun berbagai gagasan dalam rangka pengembangan sektor pertanian di Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan yang berlangsung di Tanjungpinang ini diikuti secara luring dan daring oleh berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian.

Peserta luring terdiri dari Sekretaris, Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional Madya DKP2KH Provinsi Kepri, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Kepri beserta jajaran, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian - BBRMP Kepulauan Riau, Bank Indonesia Perwakilan Batam, HKTI Kepri, KTNA Kepri, PERHIPTANI Kepri, BKHIT Kepri, PEPSI, PDHI, PIPI, Himpunan Alumni IPB Kepri, Wanita Tani HKTI, PERTANI Kepri, APUB, serta Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia - GAPKI Kepri dan berbagai asosiasi peternak di Bintan dan Tanjungpinang.

Sementara peserta daring diikuti oleh seluruh staf DKP2KH Provinsi Kepri, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lingga, Natuna, Karimun, Kepulauan Anambas dan Kota Batam beserta jajaran, para penyuluh pertanian, dan Asosiasi Pedagang Sapi dan Kambing Kabupaten Karimun.

Dalam sambutannya, Dr. Rika Azmi menyampaikan 4 isu strategis utama pertanian di Kepri saat ini.

Pertama, masih terbatasnya ketersediaan pangan lokal dan rendahnya kualitas konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

Kedua, belum optimalnya ketersediaan dan pemanfaatan sarana, prasarana, serta teknologi modern dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Ketiga, rendahnya cakupan penyuluhan serta belum optimalnya kompetensi penyuluh dalam mendorong adopsi inovasi dan penguatan kelembagaan petani.

Keempat, belum optimalnya pengendalian penyakit hewan dan pengawasan produk hewan terhadap standar kesehatan dan keamanan pangan.

“Forum SEMBANG TANI ini kita harapkan menjadi ruang untuk saling mendengar dan mencari solusi bersama. Pembangunan pertanian Kepri tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dari pemerintah, akademisi, swasta, dan kelompok tani,” tegas Dr. Rika Azmi.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai masukan dan gagasan dari peserta ditampung untuk menjadi bahan perumusan kebijakan dan program DKP2KH Provinsi Kepulauan Riau ke depan.

Editor: Iskandar