DKP2KH Kepri Fasilitasi Penyelesaian Administrasi Sapi Banmas Presiden Tahun 2026

21 Mei 2026, 14:01 WIB 120 kali dibaca
Kategori : Kesehatan Hewan
Sekretaris DKP2KH Provinsi Kepri Sugiarto Doso, S.Sos., M.A.P Membuka Rapat Bantuan Sapi Banmas Presiden Tahun 2026.

TANJUNGPINANG — Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau memfasilitasi pelaksanaan penyelesaian administrasi Sapi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden Republik Indonesia Tahun 2026 untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat DKP2KH Provinsi Kepri pada Kamis, 21 Mei 2026, bersama tim dari Sekretariat Presiden dan perwakilan peternak terpilih dari kabupaten/kota se-Kepri.

Kepala DKP2KH Kepri, Dr. Rika Azmi, S.TP., M.M. melalui Sekretaris DKP2KH Kepri, Sugiarto Doso Saputro, S.Sos, M.A.P menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas perhatian Presiden Republik Indonesia yang kembali memberikan bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban kepada masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau.

“Bantuan kemasyarakatan Presiden ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Bapak Presiden kepada masyarakat di daerah, termasuk di wilayah perbatasan seperti Kepulauan Riau. Kami tentu sangat mengapresiasi atensi tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada Tahun 2026 Provinsi Kepulauan Riau menerima alokasi sapi Banmas Presiden di delapan lokasi, terdiri dari tujuh alokasi untuk kabupaten/kota dan satu alokasi untuk tingkat provinsi.

Adapun lokasi penerima bantuan tersebut antara lain Masjid At-Taqwa Tanjunguban di Kabupaten Bintan, Masjid At Taubah Kota Tanjungpinang, Masjid Jami Al Hidayah Kabupaten Bintan, Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam, Masjid Al Ihyak Kabupaten Natuna, Masjid Samaratul Jannah Kabupaten Lingga, Masjid Al Kautsar Kabupaten Kepulauan Anambas, serta Masjid Besar Baiturrahman di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP2KH Provinsi Kepri, drh. Iwan Berri Prima, M.M. mengatakan bahwa program sapi Banmas Presiden diharapkan dapat menjadi stimulan bagi peternak lokal agar semakin semangat dalam mengembangkan usaha peternakan sapi di daerah.

“Program ini bukan hanya bantuan sosial semata, tetapi juga menjadi motivasi dan bentuk apresiasi Presiden kepada peternak lokal yang telah berupaya menyediakan ternak berkualitas. Kita berharap peternak semakin termotivasi meningkatkan kualitas pemeliharaan ternaknya,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar sapi bantuan tersebut dijaga dan dirawat dengan baik hingga hari pemotongan kurban nanti. Selain itu, pengawasan kesehatan hewan juga diharapkan terus dilakukan oleh dokter hewan maupun petugas kesehatan hewan kabupaten/kota guna memastikan kondisi ternak tetap sehat, aman, dan layak dipotong sesuai ketentuan kesehatan masyarakat veteriner.

“Semoga sapi-sapi bantuan Presiden ini tetap sehat hingga hari pemotongan dan prosesnya nanti tetap mendapatkan pengawasan dari dokter hewan maupun petugas kesehatan hewan di daerah,” tambahnya.

Penyelesaian administrasi Sapi Banmas Presiden Tahun 2026 di Provinsi Kepulauan Riau berlangsung dengan baik dan lancar.

DKP2KH Kepri juga menyampaikan terima kasih kepada Bu Lulu dan Bu Dianty dari Sekretariat Presiden, Bu Elisa dari Inspektorat Sekretariat Presiden, serta Pak Opi dan Pak Fatah dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan RI atas dukungan dan koordinasi selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Galeri Foto

Editor: Iskandar