KEPALA DKP2KH PROVINSI KEPRI DR. RIKA AZMI, S.TP., M.M. HADIR DALAM KEGIATAN RESES DPD RI DAPIL KEPRI

23 Februari 2026, 19:05 WIB 66 kali dibaca
Kategori : Ketahanan Pangan
Kepala DKP2KH Provinsi Kepri Dr. Rika Azmi, S.TP., M.M. Memaparkan tentang Pengendalian SabilitasbEkonomi Selama Ramadhan dan Persiapan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026

Pada hari ini, Senin 23 Februari 2026, Anggota DPD RI Dwi Ajeng Sekar Respaty, SH, M.Kn (komite IV) melaksanakan kegiatan Reses yang betempat di Kantor DPD RI  Provinsi Kepulauan Riau  Komplek Graha Kadin Blok B Batam.


Konsen Reses pada kali ini adalah terkait  Pengendalian Stabilisasi  Ekonomi selama Ramadhan dan persiapan Idul Fitri Tahun 2026 dan Agenda Sidak ke pasar. Beberapa pokok permasalahan yang akan di bahas terkaitTekanan inflasi pangan yang berulang pada periode HBKN, Keterbatasan efektivitas koordinasi pengendalian inflasi daerah, Kendala distribusi dan logistik yang memicu kenaikan harga, Kesiapan sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah jelang puncak transaksi, Dampak inflasi jelang HBKN terhadap daya beli dan stabilitas ekonomi daerah, Dampak bencana alam terhadap stabilitas pasokan dan inflasi daerah.


Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau Ibu. DR. RIKA AZMI, S.TP, M.M sebagai Nara Sumber. Kadis DKP2KH memberikan masukan dan menyampaikan data-data penting untuk diketahui dan dipahamkan.  Dalam Paparannya, Kadis DKP2KH menampilkan potret situasi Ketersediaan dan kebutuhan komoditi pangan pada Bulan Februari dan Maret. Dari data yang disampaikan kondisi ketersediaan masih dalam kondisi surplus dibanding dengan kebutuhan baik dibulan Februari maupun Maret 2026. Beliau melanjutkan memang ada beberapa komoditi yang perlu ektra effort  karena kemampuan stoknya dibawah 5 Hari, antara lain, Cabe Besar, Kedelai dan telur ayam Ras.  


Selain itu, dalam paparannya, Kadis DKP2KH menyampaikan dan menjelaskan tantangan dalam penguatan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan di Kepulauan Riau, antara lain :
Keterbatasan Lahan Produktif, SDM Petani dan Penyuluh untuk peningkatan kapasitas Produksi dan Produktifitas Pertanian yang berdampak pada tingginya ketergantungan pasokan kepada daerah Produsen, Rentang kendali dan pola penyebaran pulau yang jauh yang berakibat pada peningkatan biaya tranportasi dan logistik Keterbatasan Infrastruktur Daerah Kepulauan sering kali memiliki infrastruktur yang terbatas, seperti pelabuhan, jalan yang membuat distribusi barang akan sulit Keterlambatan Pengiriman barang karena cuaca buruk dan kerusakan pada tranportasi laut sekaligus akan menurunkan kualitas barang, Ketergantungan pada pengiriman kapal/laut sehingga distribusi rentan terhadap cuaca buruk dan keterlambatan.


Pada akhir sesi pemaparan Kadis DKP2KH menjelaskan langkah-langkah strategis yang diambil dalam Pengendalian Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan di Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026 , antara lain : Penguatan  Kegiatan GPM, Meningkatkan Pengawasan terhadap ketersediaan Pasokan dan Harga, Mendorong Peran Bulog, Penguatan Kerja Sama,
Penguatan Peran Distributor, Meningkatkan jalur Distribusi melalui Koordinasi Lintas Sektoral, Meningkatkan Produksi Komoditi yang rentan Fluktuatif/Cabe, Mengoftimalkan Program Pemerintah Pusat.

Editor: