LINGGA - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Rika Azmi, S.TP., M.M., menghadiri langsung kegiatan penyerahan bantuan pertanian yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc, bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad, S.E., M.M., di Lapangan Hang Tuah, Kabupaten Lingga, Senin (27/10/2025) malam.
Dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan tablig akbar tersebut, penyerahan bantuan meliputi sarana produksi pertanian, BPJS bagi petani, serta rapid test keamanan pangan. Kehadiran Kepala DKP2KH Kepri menjadi bentuk dukungan aktif pemerintah provinsi terhadap upaya peningkatan kesejahteraan dan perlindungan bagi pelaku sektor pertanian di daerah. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari, M.Pd, Ketua BKOW Kepri Neny Dwiyana Nyanyang, Bupati Lingga Muhammad Nizar, Wakil Bupati Novrizal, Ketua LAM Kepri Raja Al Hafiz, serta unsur Forkopimda Kepri, Kepala Instansi Vertikal, dan perwakilan dari kabupaten/kota se-Kepri. Kehadiran Danlanud RHF Kolonel Pnb Roni ,sekretaris DKP2KH Sugiarto Doso MAP turut menambah kekhidmatan acara.
Selain bantuan pertanian, juga diserahkan berbagai bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Di antaranya: • Hibah rumah ibadah untuk 33 rumah ibadah di Lingga senilai Rp2,41 miliar, • Insentif guru PAUD bagi 356 penerima dengan total Rp178 juta, • Beasiswa mahasiswa Kepri untuk 72 penerima senilai Rp181,5 juta, • Insentif keagamaan bagi 1.040 guru TPQ, penyuluh agama non-PNS, dan pemuka agama sebesar Rp520 juta. Bantuan lainnya mencakup seragam sekolah untuk 1.352 siswa dengan total Rp376,2 juta, transportasi laut siswa untuk 7 sekolah dengan 831 penerima senilai Rp988 juta, serta BPJS Ketenagakerjaan bagi petani dan nelayan untuk lebih dari 11.000 penerima manfaat di Lingga dengan nilai lebih dari Rp2,2 miliar. Tak hanya itu, juga diserahkan Subsidi Margin Nol bagi pelaku UMKM dengan 134 penerima senilai Rp2,9 miliar, Bantuan Keuangan Khusus bagi perangkat desa dan lembaga masyarakat sebanyak 417 penerima senilai Rp964 juta, serta paket sembako bagi 3.700 penerima manfaat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam memperkuat fondasi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Riau bagian selatan.