Acara Sosialisasi Stop Boros Pangan Pada Pelaksanaan Program Makan Bergizi gratis (MBG) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025 dilaksanakan di Aula SMA Negeri 4 Tanjungpinang dengan MC acara Farida, S.P. Diawali dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan mendengarkan Sholawat Busro diikuti oleh seluruh peserta dan tamu Undangan. Selanjutnya Pembacaan do'a oleh Bapak Irzal S.Sos
Laporan pelaksanaan Sosialisasi Stop Boros Pangan oleh Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan (Bapak Mohd Riza Pahlevi, SP, MM). Dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program yang difasilitasi oleh Bapanas ke Provinsi Kepulauan Riau untuk tahun pertama. Untuk sosialisasi kali ini lebih disasarkan pada penerima pelaksana program makan bergizi gratis (MBG) di tingkat SD, SMP dan SMA yang telah berjalan untuk Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Pada acara ini hadir sebanyak lebih kurang sekitar 85 orang peserta, yang terdiri dari perwakilan dari Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kepulauan Riau, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, perwakilandari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, perwkilan RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Ria, perwakilan RSUD Kota Tanjungpinang, Pimpinab RSAL Kota Tanjungpinang, utusan Koordinator SPPG Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Perwakilan Sekolah Tingkat SD/SLTP/SLTA se-Kota Tanjungpinang.
Kata sambutan, arahan dan sekaligus membuka secara resmi Sosialisasi Stop Boros Pangan pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025 oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Rika Azmi, S.TP, MM. Beliau dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sosialisasi Stop Boros Pangan merupakan langkah kecil berdampak besar. Sosialisasi Stop Boros Pangan dalam upaya penyelamatan pangan sehingga tujuan dari pemerintah dapat seiring dan sejalan. Kemudian kita selama ini fokus pada sisi hulu yaitu pada produksi padahal ada sisi hilir atau sisi demand (pangan yang terbuang cukup besar). Yang Paling banyak terbuang pada program MBG adalah beras sekitar 197 ribu ton. Untuk itu perlu strategi maupun inovasi pada penyelamatan pangan.Keberhasilan Penanganan Food Waste memerlukan komitmen, Kolaborasi dan Sinergi lintas sektor dengan seluruh pemangku kepentingan (Stakeholder) dari hulu ke hilir bersama sektor pentahelix ABCGM (Akademiks, Business, Community, Goverment and Media) baik Pusat maupun daerah. Kemudian beliau menyambut baik pelaksanaan acara ini dalam rangka Penyelamatan Pangan di Provinsi Kepulauan Riau, dan dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim acara Sosialisasi Stop Boros Pangan Pada Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Kepulauaun Riau Tahun 2025 dibuka secara resmi.
Selanjutnya foto bersama pose Stop Boros Pangan, kemudian penyelenggaraan Quis Stop Boros Pangan oleh Tim Ice Breaking yang dipandu oleh Bapak Irzal, S.Sos, dengan 3 pemenang Quis yaitu Pak Endra, Ibu Anita dan Ibu Zulhaira.
Setelah selesai acara pembukaan Stop Boros Pangan pada Pelaksanaan Program MBG Prov.Kepri Tahun 2025 Kepala Dinas KP2KH diwawancarai oleh TVRI Stasiun Kepulauan Riau. Acara inti Sosialisasi Stop Boros Pangan pada Pelaksanaan Program MBG Prov.Kepri Tahun 2025 yaitu diskusi Panel dipandu oleh Bapak Hamka Lubis dengan 3 (tiga) Narasumber yaitu Dr.H.Fauzi S.Ag, M Si, PhD dari MUI Provinsi Kepulauan Riau dg Materi Implemantasi Ajaran Agama dalam Penyelamatan Pangan, Narasumber kedua Mohd. Nur Islami Koordinator SPPG Provinsi Kepulauan Riau dg materi Optimalisasi program MBG dalam mendukung Gerakan Selamatkan Pangan :Strategi Pencegahan Stop Boros Pangan untuk Ketahanan Pangan di daerah, dan Narasumber ketiga Chef Mohd.Syukri dg Materi Stop Boros Pangan Mengolah Sisa makanan jadi hidangan. Diskusi panel diawali dengan pemaparan dan tanya jawab oleh peserta dan Narasumber.
Penyerahan piagam kepada 3 (tiga) Narsum dan kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Tanjungpinang selaku tuan rumah penyelenggaraan. Kemudian penyerahan hadiah pemenang Quis Stop Boros Pangan.
Penutupan acara oleh Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKP2KH Prov.Kepri oleh Mohd.Riza Pahlevi, SP, MM. Diharapkan dengan pertemuan ini menjadi upaya bagaimana mengoptimalkan pelaksanaan MBG dan tentunya meminimalkan proses sisa pangan dengan memanfaatkan agar tidak terjadi proses pemborosan pangan dan ke depan memang diharapkan ini akan terus dilanjutkan sebagaimana diarahkan oleh Kepala Dinas akan ada upaya untuk melakukan pengecekan atau survei terhadap bagaimana perkembangan pelaksanaan program MBG ini dalam rangka upaya mengoptimalkan program ini agar tidak terjadi sisa pangan yang berlebih atau bagaimana meminimalisir terkait proses boros pangan ini. Selesai acara penutupan dilanjutkan dengan wawancara TVRI kepada 3 (Narsum) dan Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan