DKP2KH Kepri dan Bapanas Gelar Gerakan Pangan Murah Daging Sapi di Bintan Center

12 Maret 2026, 15:39 WIB 88 kali dibaca
Kategori : Ketahanan Pangan
Direktur Kewaspadaan Pangan Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis, SP., M.Si. dan Kepala DKP2KH Provinsi Kepulauan Riau Dr. Rika Azmi, S.T.P., M.M. Saat di Wawancara.

Tanjungpinang – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepulauan Riau bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas RI) menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) daging sapi segar. Kegiatan ini digelar di Pasar Bestari Bintan Center, Tanjungpinang, pada Kamis hingga Jumat (12–13/3/2026).

Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya daging sapi segar dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli daging sapi segar dengan harga Rp140.000 per kilogram sesuai dengan Harga Acuan Pembelian (HAP) yang telah ditetapkan pemerintah.

Direktur Kewaspadaan Pangan Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis, SP., M.Si., menyampaikan bahwa program Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh pangan yang aman, sehat, dan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Idul Fitri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, Dr. Rika Azmi, STP., MM., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga pangan menjelang hari raya.

Menurutnya, melalui program ini pemerintah berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga daging sapi di pasar sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan produk pangan asal hewan yang aman dan layak konsumsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Kewaspadaan Pangan Badan Pangan Nasional Nita Yulianis, SP., M.Si., Analis Ketahanan Pangan Badan Pangan Nasional Akber Maulad, SGz., MGz., serta Meike Isnawati, STP. Hadir pula Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri Dr. Rika Azmi, STP., MM., beserta Kepala Bidang Serbu Pangan Mohd Reza Pahlevi, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan drh. Iwan Berri Prima beserta jajaran, serta perwakilan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang dan instansi terkait.

Sebelum dijual kepada masyarakat, sapi yang akan dipasarkan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan DKP2KH Provinsi Kepri bersama tim dokter hewan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang. Setelah dinyatakan sehat, sapi kemudian dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Sumber Panguripan yang berlokasi di Jalan Kepodang, Tanjungpinang.

“Alhamdulillah dari lima ekor sapi yang dipotong pada hari pertama, kondisi hewan dalam keadaan sehat dan layak potong,” ungkap drh. Iwan Berri Prima, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP2KH Provinsi Kepri.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan pembukaan loket pembagian kupon bagi masyarakat yang ingin membeli daging sapi segar di area parkir pintu B Pasar Bintan Center. Setelah mendapatkan kupon, warga kemudian mengantre di Kios Daging Segar Khasta milik Thamrin yang berada di dalam pasar.

Dalam program tersebut, setiap warga hanya diperbolehkan mendapatkan satu kupon pembelian. Dengan kupon tersebut, masyarakat dapat membeli daging sapi segar seharga Rp140.000 per kilogram, lebih murah dibandingkan harga pasar yang saat ini berkisar antara Rp160.000 hingga Rp170.000 per kilogram.

Pada hari pertama pelaksanaan, panitia menyediakan sebanyak 769 kilogram daging sapi segar. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi dengan jumlah warga yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 400 orang. Seluruh daging yang disediakan pun habis terjual pada pukul 10.45 WIB.

Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama dua hari, yakni pada 12 hingga 13 Maret 2026. Secara keseluruhan, penyelenggara menyiapkan sebanyak 1.525 kilogram daging sapi.

Setelah penjualan pada hari pertama, masih tersisa sekitar 756 kilogram daging sapi yang akan dijual kembali pada hari kedua, Jumat (13/3/2026) di lokasi yang sama.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman dan tertib dengan pengaturan antrean oleh panitia.

“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat serta menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan,” ujar Mohd Reza Pahlevi, Kepala Bidang Serbu Pangan DKP2KH Provinsi Kepri.

Editor: Admin