Pejabat DKP2KH Buka Acara Seminar Lokal Pemantauan Daerah Sebar HPHK Tahun 2025

17 November 2025, 15:03 WIB 38 kali dibaca
Kategori : Kesehatan Hewan
Kepala BKHIT Provinsi Kepri Hasim  diwakili oleh Sahrul, SP mengucapkan  terima kasih atas kehadiran  seluruh peserta.  Kontributor Foto: DKP2KH

Pejabat DKP2KH Buka Acara  Seminar Lokal Pemantauan Daerah Sebar HPHK Tahun 2025

Batam, 17 November 2025, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepulauan Riau menghadiri Seminar Lokal Hasil Pemantauan Daerah Sebar HPHK Tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Induk Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kepulauan Riau, Jl. M. Nahar No. 1, Belian, Batam Kota.

Kepala DKP2KH Kepri Dr. Rika Azmi, S.TP., M.M memberikan sambutan  yang diwakilkan oleh Sekretaris DKP2KH Provinsi Kepulauan Riau, Sugiarto Doso , S.Sos., MAP., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sistem deteksi dan pengendalian penyakit hewan di wilayah Kepri. Ia menyampaikan bahwa pemantauan HPHK (Hama Penyakit Hewan Karantina) menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan hayati daerah kepulauan yang memiliki mobilitas tinggi.

Kepala BKHIT Provinsi Kepri Hasim  diwakili oleh Sahrul, SP mengucapkan  terima kasih atas kehadiran  seluruh peserta. 

Seminar menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidang kesehatan hewan. Dari DKP2KH Provinsi Kepri, drh. Iwan Berri Prima, M.M. memaparkan materi berjudul Status, Situasi, dan Pengendalian Penyakit Hewan di Provinsi Kepulauan Riau. Ia menyoroti perkembangan terkini penyakit hewan strategis, langkah mitigasi, serta pentingnya peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit hewan menular strategis (PHMS).

Narasumber berikutnya dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Kepri, drh. Fitri Agustina, menyampaikan materi bertema Peran Dokter Hewan dalam Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis. Dalam paparannya, ia menekankan peran vital dokter hewan sebagai frontliner dalam sistem kesehatan hewan nasional, termasuk pentingnya penguatan jejaring kerja dan kompetensi profesional.

Selain itu, drh. Yulia Riza, Ketua Pemantauan PDS HPHK 2025, turut memaparkan Hasil Pemantauan Daerah Sebar HPHK Tahun 2025. Laporan tersebut mencakup kondisi lapangan, temuan penyakit, serta evaluasi pelaksanaan pemantauan sepanjang tahun.

Acara ini dihadiri oleh para dokter hewan dan pejabat otoritas veteriner dari berbagai instansi daerah, antara lain : Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan dan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan koordinasi antarinstansi dalam penanganan penyakit hewan di Kepulauan Riau semakin kuat, sehingga ketahanan kesehatan hewan maupun keamanan pangan di daerah dapat terjaga dengan lebih baik.

Galeri Foto

Editor: Iskandar Sumber: Kusna